ROKAN HILIR, 19 Juni 2025 – Ratusan hektare hutan mangrove di Pulau Jemur, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir, mengalami perusakan parah akibat aktivitas pengalihfungsian lahan menggunakan alat berat. Penghulu setempat pun segera melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.
Pj Datuk Penghulu Pulau Jemur, Amrizal AMa, menyampaikan bahwa kegiatan excavator telah mengubah kawasan mangrove menjadi lahan perkebunan sawit, merusak garis bibir pantai sepanjang area rusak. Atas dasar itulah, ia melaporkan kasus tersebut ke Polsek Panipahan dan Polres Rokan Hilir goriau.com+3pekanbaru.inews.id+3goriau.com+3.
Kerusakan ini berdampak signifikan terhadap ekosistem alami mangrove. Selain menurunkan habitat satwa dan ikan, perusakan dilaporkan telah berpotensi menyebabkan penurunan kualitas lingkungan dan melemahkan perlindungan pesisir pekanbaru.inews.id.
Amrizal memperingatkan bahwa dampak kerusakan tidak hanya bersifat ekologis, tetapi juga sosial dan ekonomi bagi warga setempat. Kini Infrastruktur desa dan kesejahteraan nelayan dan petani di kawasan itu menghadapi ancaman langsung .
Penghulu meminta tindakan tegas dari aparat kepolisian terhadap pengelola alat excavator dan semua pihak yang terlibat, agar proses alih fungsi lahan ini tidak berulang dan sesuai hukum.
Poin-Poin Penting
- Korban Ekosistem – Ratusan hektare mangrove, termasuk substrat pesisir, berubah jadi area sawit.
- Laporan Resmi – Amrizal AMa telah menyerahkan laporan ke Polsek Panipahan dan Polres Rokan Hilir.
- Dampak Luas – Lingkungan, habitat satwa, kualitas hidup warga, dan infrastruktur pesisir terpengaruh.
- Tuntutan Tegas – Aparat diminta menindak seluruh pihak yang terlibat dalam perusakan.
Mengapa Ini Perlu Diwaspadai?
- Perlindungan Pesisir: Mangrove berperan penting dalam mencegah abrasi, menyaring polutan, dan menjaga kualitas air laut.
- Nilai Ekologis & Ekonomis: Satwa laut dan hasil tangkapan nelayan tergantung pada kelestarian hutan pesisir.
- Tindakan Hukum yang Tegas: Pelaporan ini menjadi langkah awal dimulainya proses hukum terhadap pelaku alih fungsi ilegal.
Harapan dan Rekomendasi
Penghulu dan masyarakat setempat berharap perusakan mangrove dapat segera dihentikan dan dipulihkan. Selain itu, evaluasi terhadap izin penggunaan alat berat dan pengelolaan kawasan konservasi penting dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Konsistensi penegakan hukum akan menjadi kunci keberhasilan perlindungan lingkungan Pulau Jemur.
